News

Strategi Pengembangan Literasi Kampus: Paparan Muhammad Ikrimah dalam LK II HMI Makassar

IMG 20260126 WA0085
Muhammad Ikrimah Membawakan Materi Pengembangan Literasi Kampus di Latihan Kader II HMI Korkom Tamalate, Cabang Makassar, Senin (26/01/2026). Foto Bang Barsa ‎

INSAN.NEWS || Makassar,- Dalam rangka meningkatkan kapasitas intelektual dan organisasi kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Muhammad Ikrimah membawakan materi Pengembangan Literasi Kampus pada Latihan Kader II (LK II) HMI Korkom Tamalate, Cabang Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Wisma Latobang, Makassar, Senin (26/01/2026).

‎Paparan Ikrimah menekankan literasi kampus sebagai kompetensi multidimensional yang mencakup kemampuan membaca, menulis, berpikir kritis, menganalisis isu akademik dan sosial, serta menyampaikan gagasan secara sistematis.

‎Menurutnya, literasi menjadi instrumen penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas akademik, pengambilan keputusan strategis, dan kontribusi intelektual di lingkungan kampus.

‎Selain itu, Ikrimah menyoroti hubungan literasi dengan pengembangan organisasi mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki kemampuan literasi tinggi dapat meningkatkan efektivitas organisasi melalui pengelolaan informasi, produksi karya ilmiah, publikasi opini, dan partisipasi dalam diskusi konstruktif.

‎Dalam konteks HMI, literasi juga menjadi salah satu fondasi pembentukan kader yang produktif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan dinamika sosial-kampus.

Menjadi Kader, Menjadi Jawaban: Andi Hendra Paletteri Tantang HMI Hadir di Tengah Krisis Sosial

‎Kegiatan LK II ini diikuti oleh puluhan kader dari berbagai fakultas di Makassar. Materi literasi dilengkapi dengan sesi workshop penulisan, diskusi kelompok, dan studi kasus terkait pengembangan organisasi mahasiswa.

‎Pendekatan ini dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam:

‎”Mengidentifikasi masalah akademik dan sosial secara kritis”.

‎Menyusun gagasan dan analisis dalam bentuk tulisan ilmiah atau opini publik. Menerapkan literasi sebagai alat strategis dalam kepemimpinan organisasi.

‎Ikrimah menekankan bahwa pengembangan literasi tidak bersifat teoretis semata, tetapi memiliki tujuan praktis dalam membentuk kader yang mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi tindakan nyata di lingkungan kampus dan masyarakat.

Banjir Hoaks, Kader HMI Dipaksa Memilih: Kritis atau Terseret Arus ‎

‎“Kader HMI yang literat tidak hanya mampu memahami isu, tetapi juga mampu merumuskan solusi yang sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya.

‎Kegiatan ini mencerminkan upaya HMI Korkom Tamalate untuk membangun generasi mahasiswa yang tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga unggul secara intelektual dan siap menghadapi tantangan global.

‎Dengan literasi sebagai dasar, diharapkan kader HMI dapat menjadi pemimpin yang kritis, bertanggung jawab, dan mampu membawa perubahan positif bagi kampus dan masyarakat.

‎INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda ‎Follow Berita InsanNews di Google New

Firman Jaya Daeli: Demokrasi dan Hukum Harus Menjadi Pelindung Rakyat, Bukan Alat Penguasa
× Advertisement
× Advertisement