News

Diduga Puluhan Siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi Mengalami Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Program MBG

MBG
Suasana pertemuan antara pihak SD Swasta Bintang Pertiwi, perwakilan SPPG, dan orang tua siswa di Kabupaten Deli Serdang terkait dugaan keluhan kesehatan yang dialami sejumlah siswa usai mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selasa (21/07/2026). Foto Ist

INSAN.NEWS || Sumatera Utara—Sejumlah siswa TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi di kawasan Jalan Tani Asli Deli Serdang, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Senin, 13 Juli 2026 yang lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para siswa mengonsumsi makanan tersebut di sekolah. Pada malam harinya, ketika telah berada di rumah masing-masing, sejumlah siswa mulai mengalami keluhan yang diduga mengarah pada gejala keracunan makanan.

Data sementara yang diperoleh menyebutkan sekitar 35 siswa SD dan sekitar 10 siswa TK diduga mengalami keluhan serupa. Namun, jumlah tersebut masih menunggu verifikasi lebih lanjut dari pihak sekolah.

Pada tanggal 18 Juli 2026, telah dilakukan pertemuan antara pihak penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan para orang tua siswa untuk mencari penyelesaian secara musyawarah.

Dalam pertemuan tersebut, disebutkan bahwa seluruh biaya pengobatan siswa yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun klinik akan menjadi tanggung jawab pihak SPPG melalui perwakilannya yang disebut sebagai PIC, Ibu Eva.

Muhajir Tantang MKKS dan Kepala SMP Makassar: Jangan Cuma Bicara Peduli, Buktikan Aksi!

Saat dikonfirmasi awak media, Kepala Sekolah TK dan SD Swasta Bintang Pertiwi, Ibu Ita, menyampaikan bahwa pihak sekolah masih melakukan pendataan terhadap seluruh siswa yang diduga terdampak. Hingga berita ini diturunkan, data final mengenai jumlah siswa yang mengalami keluhan belum disampaikan secara resmi.

Di sisi lain, awak media juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada PIC SPPG, Ibu Eva, terkait kronologi kejadian, penyebab dugaan keracunan, serta langkah penanganan yang dilakukan. Namun, hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh keterangan resmi dari yang bersangkutan.

Sementara itu, salah seorang orang tua siswa yang meminta identitasnya disamarkan dengan inisial AW (56) mengaku hadir dalam pertemuan antara pihak sekolah dan SPPG.

Ia berharap seluruh siswa yang mengalami keluhan mendapatkan penanganan medis yang optimal serta adanya keterbukaan informasi mengenai hasil pemeriksaan penyebab dugaan keracunan tersebut sejak tanggal 16 Juli yang lalu di Rumah Sakit.

Kasus ini masih menunggu penjelasan resmi dari pihak SPPG maupun instansi kesehatan terkait. Awak media juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari dinas terkait untuk mengetahui hasil investigasi dan memastikan penyebab pasti kejadian.

HIPMI PT Dibentuk di Bulukumba, Tiga Kampus Siapkan Kader Pengusaha Muda

Hingga berita ini dipublikasikan, belum terdapat keterangan resmi yang menyatakan bahwa keluhan para siswa dipastikan disebabkan oleh makanan Program MBG.

Oleh karena itu, informasi ini disampaikan sebagai dugaan yang masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

Apabila tersedia keterangan dari Dinas Kesehatan, pihak SPPG, hasil laboratorium, atau data medis, rilis ini dapat diperbarui agar lebih lengkap dan berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News

Appi Instruksikan Pembagian Masker Gratis, Sekolah di Makassar Batasi Aktivitas Luar Ruangan
× Advertisement
× Advertisement