INSAN.NEWS || Makassar—DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Makassar memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar aksi donor darah, Sabtu (22/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus upaya PSI Makassar menerjemahkan semangat solidaritas dan gotong royong ke dalam aksi sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Ketua DPD PSI Kota Makassar, Sukarno Lallo, mengatakan donor darah dipilih karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga bagaimana kita menghadirkan manfaat bagi sesama. Donor darah adalah bentuk sederhana dari kepedulian yang dampaknya bisa sangat berarti bagi orang lain,” kata Sukarno.
Menurut Sukarno, kegiatan sosial semestinya tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Ia berharap donor darah dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan lebih banyak masyarakat.
Wisrah: Solidaritas Harus Dibuktikan
Sekretaris DPD PSI Kota Makassar, Hj. Wisrah Natsir, SE, M.IP., mengatakan donor darah merupakan salah satu bentuk sederhana untuk mengubah semangat solidaritas menjadi tindakan nyata.
Ia menilai, darah yang disumbangkan seseorang mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi pasien yang membutuhkan transfusi, bantuan tersebut dapat memiliki arti besar.
“Kami ingin momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini tidak hanya dimaknai dengan upacara dan perayaan, tetapi juga dengan berbagi dan memberikan manfaat kepada sesama,” ujar Wisrah.
Menurut dia, semangat kemerdekaan harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar.
“Solidaritas itu tidak cukup hanya diucapkan. Harus ada tindakan. Hari ini mungkin kita memberikan darah, tetapi semangatnya adalah bagaimana kita terus hadir ketika masyarakat membutuhkan,” katanya.
Wisrah juga mengajak generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, gotong royong tidak semestinya hanya muncul ketika momentum peringatan hari besar nasional.
“Anak muda harus menjadi bagian dari gerakan-gerakan kemanusiaan. Jangan sampai semangat gotong royong hanya kita ingat ketika memperingati hari kemerdekaan,” tuturnya.
Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian
Sejumlah warga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Bahari, warga Tamalanrea Jaya, yang mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Bagi peserta, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan bentuk kontribusi sederhana yang berpotensi membantu masyarakat dalam kondisi membutuhkan.
PSI Makassar berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial.
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda
Follow Berita InsanNews di Google News


