News

Training Raya HMI Bulukumba Resmi Dibuka, Satukan Kader dari Berbagai Daerah Menyongsong Indonesia Emas 2045

HmI Bulukumba
Pembukaan Training Raya HMI Cabang Bulukumba yang meliputi Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Jumat (28/8/2026). Foto Ist

INSAN.NEWS || Bulukumba—Training Raya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba yang meliputi Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) resmi dibuka di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Jalan Jenderal Sudirman.

‎Kegiatan yang mengusung tema “Kepemimpinan Profetik HMI, Pilar Indonesia Emas 2045” tersebut menjadi ruang konsolidasi dan perkaderan bagi kader HMI dari berbagai wilayah di Indonesia. Pembukaan kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, senior HMI, KAHMI, serta kader dan peserta Training Raya.

‎‎Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari sejumlah cabang HMI, di antaranya HMI Cabang Kutai Kartanegara, HMI Cabang Bau-Bau, HMI Cabang Persiapan Buton, HMI Cabang Bima, HMI Cabang Luwu Banggai, HMI Cabang Makassar, HMI Cabang Makassar Timur, HMI Cabang Gowa Raya, HMI Cabang Bulukumba, HMI Cabang Parepare, HMI Cabang Jeneponto, HMI Cabang Pinrang, dan HMI Cabang Barru.

‎‎Selain peserta dari berbagai cabang, Training Raya HMI Cabang Bulukumba juga mendapat perhatian dan keterlibatan dari berbagai Badan Koordinasi (Badko) HMI dari sejumlah wilayah di Indonesia.

‎‎Kehadiran kader lintas daerah tersebut memperlihatkan bahwa agenda perkaderan HMI tidak hanya menjadi kegiatan internal di tingkat cabang, tetapi juga bagian dari proses penguatan jaringan dan kaderisasi organisasi secara lebih luas.

Muhajir Tantang MKKS dan Kepala SMP Makassar: Jangan Cuma Bicara Peduli, Buktikan Aksi!

‎‎Bupati Bulukumba yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Daud Kahal, M.Si, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Training Raya tersebut.

‎‎Pemerintah Kabupaten Bulukumba, kata dia, mendukung kegiatan positif yang mendorong pengembangan kapasitas generasi muda dan organisasi mahasiswa.

‎‎Dalam sambutannya, Muhammad Daud Kahal menyinggung sejumlah sektor strategis pembangunan daerah, mulai dari pengembangan UMKM, ketahanan pangan, hingga pengembangan bibit unggul.

‎‎Pemerintah berharap seluruh elemen, termasuk kader HMI dan organisasi kemasyarakatan lainnya, dapat mengambil peran dalam mendorong kemajuan Bulukumba.

‎‎“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selamat dan sukses. Semoga HMI semakin kuat dan lebih maju ke depan,” ujar Muhammad Daud Kahal dalam sambutannya mewakili Bupati Bulukumba, Jumat (28/8). 

‎‎Sementara itu, Ketua Bidang Desa Badko HMI Sulawesi Selatan, Rahmat Lala, yang hadir mewakili Ketua Umum Badko HMI Sulawesi Selatan, mengajak peserta untuk memahami posisi dan tanggung jawab kader dalam menghadapi masa depan Indonesia.

HIPMI PT Dibentuk di Bulukumba, Tiga Kampus Siapkan Kader Pengusaha Muda

‎‎Ia menyinggung perjalanan panjang HMI dalam sejarah bangsa serta pentingnya menjaga nilai perjuangan dan identitas organisasi.

‎‎Menurut Rahmat Lala, generasi saat ini merupakan bagian penting dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

‎‎Karena itu, kader HMI dituntut tidak hanya memiliki kemampuan kepemimpinan, tetapi juga kesiapan menghadapi perubahan zaman, termasuk perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

‎‎Ia juga mengajak kader untuk terus melakukan pembenahan internal organisasi dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Appi Instruksikan Pembagian Masker Gratis, Sekolah di Makassar Batasi Aktivitas Luar Ruangan

‎‎Menurutnya, HMI harus mampu mengambil posisi sebagai mitra strategis pembangunan sekaligus tetap menjalankan peran kritisnya dalam kehidupan demokrasi.

‎‎Ketua Umum HMI Cabang Bulukumba, Nasaruddin, menekankan pentingnya menjaga etika dan integritas selama seluruh proses perkaderan berlangsung.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, Forkopimda, para senior, KAHMI, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi terhadap terlaksananya Training Raya tersebut.

‎‎Ketua Panitia, Alam Nur, melaporkan sebanyak 45 peserta mengikuti proses Intermediate Training (LK II) dan 11 peserta mengikuti Latihan Khusus Kohati (LKK). Seluruh peserta selanjutnya akan menjalani tahapan perkaderan sesuai mekanisme dan ketentuan organisasi.

‎‎Pembukaan Training Raya turut dihadiri Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono, S.I.K., S.H., M.Si, Dandim 1411 Bulukumba Letkol Inf. Haraldo Tabasonda, serta Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba Ummi Asyiatun Khadijah, S.E. Acara pembukaan dipandu oleh Farah Misyah selaku Master of Ceremony.

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda
‎Follow Berita InsanNews di Google News

× Advertisement
× Advertisement