News

Supremasi Hukum Jadi Sorotan di Training Raya Nasional HMI Bulukumba: Keadilan Sosial Tak Boleh Hanya Menjadi Slogan

Hukum
Narasumber Ipda Subhan Suryadi Putra, S.H., M.H., menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Supremasi Hukum untuk Mewujudkan Keadilan Sosial” dalam rangkaian Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Bulukumba, Sabtu (29/8/2026). Foto Ist

INSAN.NEWS || Bulukumba—Penguatan supremasi hukum menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Intermediate Training (LK II) HMI Cabang Bulukumba yang mengusung grand tema “Kepemimpinan Profetik HMI Pilar Indonesia Emas 2045”.

‎Materi bertajuk “Penguatan Supremasi Hukum untuk Mewujudkan Keadilan Sosial” tersebut digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bulukumba), Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 41, Bulukumba.

‎Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bagi kader HMI untuk memahami posisi hukum sebagai instrumen penting dalam menjaga keadilan dan kehidupan demokrasi.

‎Hadir sebagai narasumber, Ipda Subhan Suryadi Putra, S.H., M.H., yang mengulas pentingnya supremasi hukum dalam membangun kehidupan berbangsa yang berkeadilan.

‎Menurutnya, hukum tidak boleh hanya dipahami sebagai seperangkat aturan dan instrumen penindakan, melainkan harus menjadi sarana untuk menjamin hak serta rasa keadilan masyarakat.

Muhajir Tantang MKKS dan Kepala SMP Makassar: Jangan Cuma Bicara Peduli, Buktikan Aksi!

‎“Supremasi hukum harus ditempatkan sebagai fondasi dalam mewujudkan keadilan sosial. Penegakan hukum harus berjalan secara objektif, profesional dan tidak boleh tajam kepada kelompok tertentu, tetapi tumpul terhadap kelompok lainnya,” ujar Subhan dalam pemaparannya, Sabtu (29/8).

‎Ia menekankan bahwa tantangan penegakan hukum tidak hanya terletak pada keberadaan regulasi, tetapi juga pada konsistensi aparat dan seluruh elemen bangsa dalam menempatkan hukum di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

‎Dalam konteks tersebut, kader HMI sebagai bagian dari kelompok intelektual muda, kata dia, memiliki peran penting untuk membangun kesadaran hukum di tengah masyarakat.

‎Kader dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis sekaligus memahami persoalan hukum secara objektif dan bertanggung jawab.

‎Diskusi ini juga dikaitkan dengan visi Indonesia Emas 2045, yang membutuhkan generasi pemimpin dengan integritas, keberanian moral, serta komitmen terhadap keadilan.

HIPMI PT Dibentuk di Bulukumba, Tiga Kampus Siapkan Kader Pengusaha Muda

‎Kepemimpinan profetik, dalam konteks perkaderan HMI, diharapkan tidak hanya melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga keberpihakan terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan.

‎Ipda Subhan menambahkan, terwujudnya keadilan sosial membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Aparat penegak hukum, pemerintah, akademisi, organisasi kemasyarakatan hingga generasi muda harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga marwah hukum.

‎Melalui materi tersebut, peserta LK II HMI Cabang Bulukumba diharapkan mampu memperkuat perspektif mengenai hubungan antara supremasi hukum, keadilan sosial, dan kepemimpinan masa depan, sebagai bagian dari proses pembentukan kader yang siap menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda

‎Follow Berita InsanNews di Google News

Appi Instruksikan Pembagian Masker Gratis, Sekolah di Makassar Batasi Aktivitas Luar Ruangan

× Advertisement
× Advertisement