INSAN.NEWS || BULUKUMBA—Peran perempuan dalam perspektif Islam menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Forum Latihan Kader Kohati (LKK) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba. Pembahasan tersebut mengemuka dalam rangkaian kegiatan LK II dan LKK HMI Cabang Bulukumba yang mengusung grand tema “Kepemimpinan Profetik HMI Pilar Indonesia Emas 2045.”,Sabtu (29/8).
Materi bertajuk “Perempuan dalam Perspektif Islam” disampaikan oleh Nurfadillah, S.Pd., M.Si. Kegiatan berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bulukumba), Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 41, Bulukumba.
Forum tersebut menjadi ruang bagi para kader untuk mendiskusikan posisi, peran, serta kontribusi perempuan dalam kehidupan sosial dan kepemimpinan.
Dalam pemaparannya, Nurfadillah menempatkan pembahasan tentang perempuan dalam kerangka nilai-nilai Islam yang menekankan pentingnya penghormatan terhadap martabat dan kapasitas perempuan. Perspektif tersebut menjadi penting di tengah tuntutan zaman yang menempatkan perempuan tidak hanya sebagai bagian dari keluarga, tetapi juga sebagai aktor dalam berbagai bidang kehidupan.
Pembahasan itu juga beririsan dengan agenda kepemimpinan yang menjadi tema besar kegiatan HMI Cabang Bulukumba.
Kepemimpinan profetik menuntut kader tidak sekadar memiliki kemampuan memimpin, tetapi juga mempunyai integritas, keberpihakan pada nilai kemanusiaan, serta kemampuan menerjemahkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan nyata.
Nurfadillah menekankan bahwa pembicaraan mengenai perempuan dalam Islam tidak semestinya berhenti pada persoalan domestik.
“Perempuan memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pendidikan, sosial, pembangunan, dan kepemimpinan sepanjang dijalankan dalam koridor nilai dan tanggung jawab yang diyakini dalam ajaran Islam.” ujar Nurfadillah.
Forum LKK HMI Cabang Bulukumba kemudian menjadi ruang refleksi bagi para kader untuk melihat isu perempuan secara lebih kritis dan kontekstual.
Diskusi tidak hanya diarahkan pada pemahaman keagamaan, tetapi juga bagaimana kader mampu membaca persoalan perempuan di tengah perubahan sosial dan tantangan kepemimpinan masa kini.
Melalui rangkaian LK II dan LKK tersebut, HMI Cabang Bulukumba berupaya memperkuat kapasitas intelektual dan kepemimpinan kader sebagai bagian dari proses menyiapkan generasi yang mampu mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pembahasan tentang perempuan pun menjadi salah satu bagian penting dalam membangun perspektif kepemimpinan yang inklusif, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan.
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda
Follow Berita InsanNews di Google News


