INSAN.NEWS || BULUKUMBA—Forum Latihan Kader II (LK II) dan Latihan Kader Khusus (LKK) dengan mengusung tema besar “Kepemimpinan Profetik HMI Pilar Indonesia Emas 2045.”
Forum tersebut menempatkan isu kepemimpinan sebagai salah satu persoalan penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan bangsa menuju 2045.
Kegiatan berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bulukumba), Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 41. Forum LK II dan LKK menjadi ruang bagi kader untuk memperdalam wawasan, mempertajam analisis, sekaligus mendiskusikan posisi kepemimpinan dalam kehidupan demokrasi.
Salah satu materi yang menjadi sorotan dalam forum tersebut ialah “Kepemimpinan Strategis sebagai Pilar Penguatan Demokrasi” yang disampaikan oleh Asbar M. Akib.(30/8)
Materi ini mengarahkan peserta untuk melihat kepemimpinan bukan sekadar persoalan jabatan, melainkan kemampuan menentukan arah, membaca perubahan, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Asbar menekankan bahwa kepemimpinan strategis memiliki peran penting dalam memperkuat demokrasi. Pemimpin dituntut tidak hanya memiliki kapasitas dalam mengelola organisasi, tetapi juga mampu memahami dinamika sosial dan memastikan keputusan yang diambil memiliki orientasi pada kepentingan publik.
“Kepemimpinan strategis membutuhkan kemampuan membaca perubahan, menentukan arah, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Demokrasi membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara kapasitas, tetapi juga memiliki integritas.” — Asbar M. Akib.
Gagasan tersebut menjadi bagian dari proses perkaderan HMI untuk melahirkan kader yang memiliki kemampuan kepemimpinan sekaligus daya kritis terhadap persoalan bangsa.
Tantangan demokrasi, dalam konteks ini, menuntut hadirnya pemimpin yang mampu menjembatani kepentingan masyarakat, menjaga prinsip demokrasi, dan mengelola perubahan secara terarah.
Tema “Kepemimpinan Profetik HMI Pilar Indonesia Emas 2045” juga menempatkan kaderisasi sebagai investasi sumber daya manusia.
HMI Cabang Bulukumba mendorong agar kader tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi mampu menerjemahkannya dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.
Forum LK II dan LKK HMI Cabang Bulukumba pada akhirnya menegaskan satu persoalan mendasar: Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan pemimpin yang mampu memegang kekuasaan, tetapi pemimpin yang mampu menentukan arah perubahan.
Karena itu, penguatan kapasitas dan karakter kepemimpinan menjadi bagian penting dari perjalanan kader menuju ruang-ruang pengabdian yang lebih luas.
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda
Follow Berita InsanNews di Google News


