News

Bahlil Rangkap Dua Jabatan: Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Sekaligus Menteri ESDM

Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/9/2026). Foto Ist ‎

INSAN.NEWS || Jakarta—Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/9).

Dalam penugasan barunya, Bahlil tetap merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pelantikan tersebut menempatkan Bahlil pada dua posisi sekaligus, yakni sebagai koordinator kebijakan hilirisasi dan transisi energi serta menteri teknis yang menangani sektor energi dan sumber daya mineral.

Sebelum prosesi pelantikan, Bahlil mengatakan dirinya telah mendapat pemberitahuan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengenai penugasan tersebut.

“Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden,” kata Bahlil saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (1/9).

Bahlil: Ini Amanah dan Tanggung Jawab Negara

Muhajir Tantang MKKS dan Kepala SMP Makassar: Jangan Cuma Bicara Peduli, Buktikan Aksi!

Usai dilantik, Bahlil menyebut rangkap jabatan tersebut sebagai amanah dan tanggung jawab negara yang harus dijalankan.

Ia mengatakan akan menjalankan tugasnya baik sebagai Menteri ESDM maupun sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi.

“Ini adalah amanah, tanggung jawab negara yang saya harus emban, dan saya akan melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Bahlil. 

Bahlil juga menyebut agenda hilirisasi dan transisi energi perlu dikonsolidasikan melalui kementerian koordinator agar pelaksanaan kebijakan pemerintah dapat berjalan lebih cepat.

HIPMI PT Dibentuk di Bulukumba, Tiga Kampus Siapkan Kader Pengusaha Muda

Menurut dia, posisi Kementerian Investasi dan Hilirisasi tetap sebagai kementerian teknis, sedangkan kebijakannya berada dalam koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Tetap Berkantor di Kementerian ESDM

Untuk sementara, Bahlil mengatakan aktivitas kerjanya tetap berpusat di Kementerian ESDM.

Ia menjelaskan, sektor ESDM memiliki keterkaitan besar dengan agenda investasi dan hilirisasi pemerintah.

“Dari total investasi 100 persen, 90 persennya itu ada di sektor ESDM,” kata Bahlil. Angka tersebut merupakan pernyataan Bahlil mengenai komposisi investasi yang menurutnya berada di sektor ESDM.

Appi Instruksikan Pembagian Masker Gratis, Sekolah di Makassar Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Bahlil belum memastikan berapa lama dirinya akan menjalankan rangkap jabatan tersebut. Ia mengatakan pelaksanaan tugasnya akan mengikuti kewenangan yang diberikan Presiden melalui Keputusan Presiden.

“Saya tidak boleh menjawab melampaui batas kewenangan. Saya hanya menjalankan sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam Keppres Bapak Presiden,” ujarnya. 

Kemenko Baru, Fokus Hilirisasi dan Transisi Energi

Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi menjadi bagian dari penataan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto. Bahlil menjadi pejabat yang dilantik untuk menduduki posisi tersebut pada 1 Oktober 2026.

Dengan posisi tersebut, Bahlil akan berperan dalam koordinasi lintas kementerian yang berkaitan dengan agenda hilirisasi dan transisi energi, sembari tetap menjalankan fungsi sebagai Menteri ESDM.

Rangkap jabatan itu sekaligus membuat Bahlil berada pada posisi yang beririsan langsung antara fungsi koordinasi kebijakan dan pelaksanaan kebijakan teknis sektor energi dan sumber daya mineral.

Profil Singkat Bahlil

Bahlil Lahadalia lahir di Kepulauan Banda, Maluku, pada 7 Agustus 1976. Sebelum masuk pemerintahan, ia dikenal sebagai pengusaha dan aktif dalam organisasi kepemudaan.

Bahlil kemudian menempati sejumlah posisi di pemerintahan, termasuk Menteri Investasi/Kepala BKPM sebelum dipercaya menjadi Menteri ESDM.

Ia juga aktif di Partai Golkar dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Dengan penugasan terbarunya, Bahlil kini memegang dua posisi strategis dalam pemerintahan: Menko Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri ESDM.

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda

‎Follow Berita InsanNews di Google News

× Advertisement
× Advertisement