INSAN.NEWS || Maros—Peringatan Milad ke-19 Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros Komisariat UIN Alauddin Makassar menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen organisasi.
Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara kader aktif, alumni, dewan senior, dan dewan pendiri sekaligus memperkuat komitmen menjaga keberlangsungan organisasi.
Dewan Pendiri HPPMI Maros Komisariat UIN Alauddin, Mahmudin Assagaf, mengapresiasi perjalanan organisasi yang telah memasuki usia ke-19 tahun. Menurutnya, HPPMI Maros Komisariat UIN Alauddin merupakan salah satu organisasi yang mampu mempertahankan keberlangsungannya sejak berdiri.
“Alhamdulillah, HPPMI Maros Komisariat UIN Alauddin telah berusia 19 tahun dan selama itu organisasi ini tidak pernah vakum. Mungkin ada masa-masa aktivitasnya tidak terlalu intens dibanding periode lainnya, tetapi roda organisasi tetap berjalan dan estafet kepemimpinan terus berlanjut. Ini menunjukkan semangat kader dalam menjaga organisasi tetap hidup,” ujarnya.
Sementara itu, Dewan Pendiri Irwan mengaku bangga melihat organisasi yang dahulu dirintis bersama mampu berkembang hingga saat ini.
“Jujur, saya tidak pernah menyangka bisa menjadi bagian dari dewan pendiri organisasi ini. Berawal dari semangat menghadirkan wadah bagi mahasiswa Maros di UIN Alauddin Makassar, kini HPPMI Komisariat telah memasuki usia 19 tahun. Semoga organisasi ini terus dijaga oleh generasi-generasi berikutnya dan tetap menjadi tempat belajar serta berproses bagi kader,” tuturnya.
Di sisi lain, Dewan Senior Muh. Adil berharap HPPMI Maros Komisariat UIN Alauddin dapat terus berkembang, salah satunya dengan menghadirkan sekretariat permanen sebagai pusat aktivitas organisasi.
“Harapan saya di usia ke-19 ini, HPPMI Maros Komisariat UIN Alauddin dapat memiliki sekretariat sendiri. Sekretariat bukan hanya sebuah bangunan, tetapi rumah bersama bagi seluruh kader untuk berdiskusi, berkaderisasi, dan membangun gagasan demi kemajuan organisasi,” katanya.
Hal senada disampaikan Dewan Senior Priandi Dewa Praja. Menurutnya, Milad ke-19 harus dimaknai sebagai momentum untuk menjaga hubungan dan memperkuat kebersamaan di dalam organisasi.
“Milad ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia organisasi, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperbaiki dan mempererat kembali silaturahmi antarkader, alumni, dewan senior, hingga dewan pendiri. Dengan silaturahmi yang terjaga, saya yakin HPPMI Maros Komisariat UIN Alauddin akan semakin solid menghadapi tantangan ke depan,” ungkapnya.
Sebelumnya, HPPMI Maros Komisariat UIN Alauddin Makassar menggelar rangkaian Milad ke-19 yang diawali dengan kegiatan bakti sosial di Desa Cenrana, Kabupaten Maros, meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, mengajar di sekolah dasar, pembagian alat tulis, serta kerja bakti bersama masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui malam puncak Milad yang berlangsung di Panggung Kesenian Bantimurung pada Sabtu (11/7/2026).
Melalui momentum tersebut, HPPMI Maros Komisariat UIN Alauddin diharapkan terus menjaga nilai kekeluargaan, memperkuat kaderisasi, dan melahirkan generasi yang berintegritas serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Maros dan masyarakat.
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News


