News

Wali Kota Makassar Resmikan SIT Raffasya, Apresiasi Integrasi Kurikulum Iman, Akhlak dan Intelektual 

Hafiz
Peresmian cabang ke-2 Sekolah Islam Terpadu (SIT) Raffasya menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan berbasis iman, akhlak, dan intelektual di Makassar. Sabtu (11/4/2026. Foto Ist

INSAN.NEWS || Makassar—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya integrasi pendidikan iman, akhlak, dan intelektual dalam membentuk generasi unggul.

Hal itu disampaikan Munafri saat meresmikan grand opening cabang ke-2 Sekolah Islam Terpadu (SIT) Raffasya Yayasan Baitul Makmur di Jalan A.P Pettarani, Sabtu (11/4/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Appi ini mengapresiasi kehadiran lembaga pendidikan berbasis Islam terpadu yang dinilai mampu menjawab kebutuhan zaman, khususnya dalam membangun karakter generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.

“Sekarang ini kita tidak hanya butuh anak-anak yang pintar secara intelektual, tapi juga yang punya iman dan akhlak. Percuma cerdas kalau tidak punya akhlak,” katanya.

IMG 20260411 WA0149

Bantuan Negara Diduga Jadi Ladang Pungli, Mahasiswa Akan Lapor Resmi ke Kejati Sulsel

IMG 20260411 WA0163

Wali Kota Munafri Arifuddin menyampaikan sambutan saat peresmian grand opening cabang ke-2 Sekolah Islam Terpadu (SIT) Raffasya di Makassar. Sabtu (11/4/2026).

Ia menilai konsep pendidikan yang diterapkan sekolah SIT Raffasya, seperti program hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz, merupakan capaian luar biasa yang membutuhkan sistem pembinaan khusus dan konsistensi tinggi.

Appi juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah mendorong penguatan kurikulum pendidikan dasar SD dan SMP, dengan memasukkan nilai-nilai keimanan, akhlak, serta muatan lokal sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran.

Appi menggaris bawahi, fenomena menurunnya etika sosial di kalangan anak-anak menjadi perhatian serius yang harus dijawab pemerintah, seiring dengan pengaruh media sosial yang tidak terkontrol.

“Anak-anak sekarang sudah mulai kehilangan nilai-nilai seperti ‘tabe’, sopan santun kepada orang tua, bahkan adab dalam pergaulan. Ini yang harus kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Selain itu, Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kualitas tenaga pengajar. Ia mengapresiasi langkah yayasan yang menghadirkan pengajar langsung dari Gaza, Palestina, untuk memperkuat sistem pembelajaran Qur’ani di sekolah tersebut.

Aksi Nyata Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, Appi Tekankan Komitmen Lintas Sektor di TPA

“Kalau kita ingin hasil yang baik, gurunya juga harus kita perhatikan. Di sini langsung didatangkan dari Gaza untuk memastikan kualitas pendidikan berjalan maksimal,” katanya.

Pada kesempatan itu, Appi juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung infrastruktur kawasan, termasuk percepatan perbaikan jalan di sekitar lokasi sekolah, dengan syarat penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial oleh pihak pengembang.

“Ini bukan hadiah, ini tugas kami. Justru kami zalim kalau tidak memperbaiki fasilitas umum yang digunakan masyarakat,” tegasnya.

Terakhir, Appi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan kota yang tertib, nyaman, dan berdaya saing, sekaligus melahirkan generasi Qur’ani menuju Indonesia Emas 2045.

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News

Target Juara Umum, Wali Kota Makassar Lepas 105 Kafilah ke MTQ Tingkat Provindi di Maros

× Advertisement
× Advertisement