INSAN.NEWS || Bandung – Program Pembinaan Korps Kadet Republik Indonesia dalam bentuk Kemah Bela Negara Siliwangi Santri Camp (SSC) 2026 yang dilaksanakan Kodam III/Siliwangi di Mako Rindam III/Siliwangi resmi di tutup Minggu kemarin pada pukul 12.37 WIB, Minggu (19/4/2026).
Upacara penutupan Siliwangi Santri Camp (SSC) 2026 berlangsung khidmat dengan dua rangkaian penting yakni Deklarasi Santri Siliwangi Bela Negara oleh 1000 santri dan di ikuti dengan penyampaian amanat Pangdam III/Siliwangi melalui Danrindam III/Siliwangi.
Seluruh santri telah menunjukkan perkembangan yang baik selama ditempa dalam proses Kemah Bela Negara ini. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab dan kerjasama yang ditunjukkan oleh mereka mencerminkan bahwa semangat bela negara telah tumbuh diri santri kader bela negara.
Jenderal Santri melalui Brigadir Jenderal TNI Bagus Budi Adrianto, S.E., M.Si., dalam amanatnya menyampaikan bahwa yang dilakukan oleh santri bukan sekedar kemah, melainkan proses pembinaan karakter yang menyeluruh. Santri siliwangi ditempa, digembleng untuk memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, jiwa kebersamaan, patriotisme yang berlandaskan nilai keagamaan.
“Kalian menunjukkan telah menunjukkan semangat juang, kekompakan serta kesiapan untuk belajar dan berkembang. Hal ini membuktikan bahwa kalian memiliki kesiapan untuk menjadi pewaris bangsa ini,” ucap Danrindam III/Siliwangi.
Integritas, disiplin dan kuatnya nasionalisme dimiliki para santri kader bela negara menjadi benteng ditengah tantangan zaman yang kian kompleks ini.

Para Santri Kader Bela Negara berpost usai Upacara Deklarasi Santri Siliwangi Bela Negara.
Kehadiran para santri sebagai kader bela negara menjadi sangat penting ditengah disrupsi ideologi, radikalisme dan degradasi nilai kebangsaan.
Para santri diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga moral bangsa, persatuan dan keutuhan bangsa, dan menjadi sumber keteladanan yang dimulai dari lingkungan masing-masing sebagai bentuk peran pertahanan non-militer.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta atas kesungguhan dan dedikasi yang telah kalian tunjukkan selama kegiatan ini. Namun perlu diingat, kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan pengabdian kalian sebagai kader KKRI dan generasi muda Indonesia yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tegas Dandrindam III/Siliwangi menutup amanat Mayjen TNI Kosasih, SE atau kerap dipanggil Jenderal Santri.


