Oleh: Saldi Kaso (Mahasiswa Pasca Sarjana Unhas/ Jurusan : Teknik Lingkungan
INSAN.NEWS || Kota Makassar—menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah akibat meningkatnya jumlah penduduk, urbanisasi, dan pertumbuhan aktivitas ekonomi.
Volume sampah Kota Makassar mencapai rata-rata 1.034 hingga 1.644 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 750 hingga 1.200 ton di TPA Tamangapa (Antang) setiap harinya.
Penerapan insinerator modern (Waste-to-Energy) sudah layak dipertimbangkan sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah terpadu.
Insinerator bukan dimaksudkan menggantikan daur ulang atau pengomposan, tetapi melengkapi keduanya untuk menangani residu yang tidak lagi dapat dimanfaatkan.
PSEL insinerator di makassar dimanapun berpotensi menjadi solusi untuk mengurangi beban TPA Tamangapa karena Makassar sejak dulu menghadapi tekanan sampah yang tinggi, dan rencana proyek PSEL yang dikabarkan diMakassar ditargetkan mampu mengolah sekitar 1.000–1.500 ton sampah per hari. potensi sekitar 20–25 MW untuk skenario 1.000 ton sampah per hari.
Kehadiran PSEL Insinerator (PLTSa), Apakah telah menjadi sebuah keharusan ?
Dipandang sebagai solusi pengurangan sampah di kota makassar dengan mempertimbangkan beberapa faktor :
PSEL sistem thermal (incenerator) bisa menjadi keharusan teknis bila tiga kondisi terjadi bersamaan: timbulan sampah tinggi, keterbatasan lahan TPA, dan dominasi sampah residu yang tidak ekonomis untuk didaur ulang.
Di Makassar, tekanan sampah residu dan kondisi TPA yang sudah sangat kritis (over capacity) membuat teknologi ini layak ditempatkan sebagai opsi strategis, bukan sekadar alternatif.
Adapun Kelebihan teknologi insinerator terdapat Beberapa keunggulan, insinerator modern mampu :
- Mengurangi volume sampah hingga sekitar 95%;
- Menghasilkan energi listrik (Waste-to-Energy);
- Mengurangi kebutuhan dan beban lahan TPA;
- Mengurangi pembentukan gas metana;
- Proses pengolahan berlangsung cepat dan kontinu;
- Cocok untuk kota besar dengan keterbatasan lahan.
- Dan ramah lingkungan
Makassar—14 Juli 2026
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News


