Opinions

‎Korupsi Budaya Nusantara ‎

Korupsi Budaya
Prof. Dr. H. M. Qasim Mathar, M.A., Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Kamis (17/9/2026). Foto Ist

Prof. Dr. H. M. Qasim Mathar, M.A.M. (Guru Besar UIN Alauddin)

‎INSAN.NEWS || Makassar—Kebudayaan biasa didefinisikan sebagai “hasil cipta, rasa, dan karsa manusia”. Kalau hasil cipta, rasa, dan karsa itu dilakukan berulang-ulang dan dalam masa yang panjang oleh seseorang atau kelompok masyarakat/bangsa, maka ia disebut budaya orang itu atau budaya masyarakat/bangsa itu.

‎Kebudayaan sebagaimana didefinisikan di atas, ada yang baik (positif) ada pula yang buruk (negatif).

Ada yang benar ada pula yang salah. Ada yang tinggi, ada pula yang rendah. Ada yang mulia/terhormat, ada pula yang hina/tercela. Bagi saya, kebudayaan, lalu disebut budaya, itu adalah akhlak dalam bahasa Islam.

Akhlak disebut juga moral dari bahasa Latin, etik dari bahasa Yunani, karakter dari bahasa Yunani lalu dipakai dalam bahasa bangsa-bangsa Eropa.

Muhajir Tantang MKKS dan Kepala SMP Makassar: Jangan Cuma Bicara Peduli, Buktikan Aksi!

‎Misalnya, kata itu dalam bahasa Inggris tertulis “character”, Prancis “caractère”, Jerman “Charakter”, Italia “carattere”, Spanyol “carácter”, Portugis “caráter”, Belanda “karakter”, dan Rusia “характер”.

‎Menariknya, kata-kata tersebut pada dasarnya berasal dari bahasa Yunani kuno χαρακτήρ (kharaktér), yang mula-mula berarti “tanda/cap yang terukir” atau sesuatu yang menjadi tanda khas.

‎Jadi, secara etimologis, karakter dapat dibayangkan sebagai sesuatu yang “terukir” dalam diri seseorang melalui kebiasaan dan tindakan yang terus-menerus, yang di atas disebut sebagai budaya dan akhlak.

‎Demikian itulah keterangan yang dikaitkan dengan Syekh Muhammad Abduh (w. 1905), bahwa “akhlak merupakan kualitas jiwa yang dibentuk oleh iman, akal, pendidikan dan pembiasaan, yang kemudian tercermin dalam perilaku baik manusia”.

Akhlak bukan hanya kesalehan individual, tetapi menjadi dasar perbaikan kehidupan sosial dan kemajuan umat.

HIPMI PT Dibentuk di Bulukumba, Tiga Kampus Siapkan Kader Pengusaha Muda

Atau keterangan sebagai kutipan dari Ibnu Miskawaih (w. 1030), bahwa “Akhlak adalah keadaan jiwa yang mendorong seseorang melakukan perbuatan-perbuatannya tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan terlebih dahulu.”

Makassar—17 September 2026

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda

‎Follow Berita InsanNews di Google News

Appi Instruksikan Pembagian Masker Gratis, Sekolah di Makassar Batasi Aktivitas Luar Ruangan
× Advertisement
× Advertisement