INSAN.NEWS || Bulukumba—Kepemimpinan perempuan bukan hanya tentang keberanian menduduki posisi sebagai pemimpin, tetapi juga tentang bagaimana mampu menghadapi konflik dan membangun budaya kerja yang sehat.
Dalam organisasi, perbedaan pendapat, karakter, dan kepentingan merupakan hal yang wajar.
Karena itu, pemimpin perempuan perlu memiliki kemampuan komunikasi yang terbuka, mendengarkan setiap pihak, serta mengambil keputusan dengan tenang dan adil.
Konflik seharusnya tidak selalu dilihat sebagai ancaman, tetapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki cara kerja organisasi.
Selain kemampuan menyelesaikan konflik, pemimpin perempuan juga memiliki peran dalam membentuk budaya kerja.
Budaya kerja yang baik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti menghargai pendapat, membagi tugas secara jelas, bertanggung jawab, dan tidak membangun lingkungan yang saling menjatuhkan.
Pemimpin tidak harus bersikap keras untuk menunjukkan ketegasan. Ketegasan justru terlihat dari kemampuan menjaga prinsip, mengambil keputusan, dan tetap menghargai orang lain.
Dalam konteks KOHATI (Korps HMI-Wati), kemampuan tersebut menjadi bagian penting dari proses kaderisasi.
KOHATI tidak hanya menjadi ruang bagi perempuan untuk belajar berbicara dan berorganisasi, tetapi juga tempat untuk membentuk karakter kepemimpinan.
Kader KOHATI perlu dibiasakan menghadapi perbedaan, mengelola konflik, serta membangun budaya organisasi yang sehat.
Dengan begitu, KOHATI dapat melahirkan perempuan yang siap mengambil peran kepemimpinan di berbagai ruang kehidupan.
Menurut pandangan saya, pemimpin perempuan tidak perlu meniru gaya kepemimpinan siapa pun untuk membuktikan bahwa dirinya mampu.
Perempuan dapat memiliki gaya kepemimpinan sendiri yang menggabungkan ketegasan, keberanian, empati, dan kemampuan berkomunikasi.
Bagi saya, keberhasilan pemimpin perempuan bukan hanya ketika ia mampu menduduki posisi tertentu, tetapi ketika ia mampu menyelesaikan konflik tanpa memecah organisasi dan menciptakan budaya kerja yang membuat orang lain dapat tumbuh bersama.
Bumi Butta Panrita Lopi—04 September 2026
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda
Follow Berita InsanNews di Google News


