INSAN.NEWS || Makassar—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai ruang silaturahmi sekaligus forum dialog antara pemerintah dan warga untuk memperkuat kolaborasi pembangunan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Bersama Jajaran Pemerintah Kota dan Warga Melaksanakan Salat Tarawih Berjamaah Dalam Safari Ramadan di Tamalanrea
Pernyataan itu disampaikan Munafri saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Besar Al-Muamalah, Jalan Kejayaan Utara, Perumahan Bumi Tamalanrea Permai, Kecamatan Tamalanrea, Senin malam.
“Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah dan membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Program pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan partisipasi warga,” ujar Munafri.
Menurut dia, relasi timbal balik antara pemerintah dan masyarakat merupakan fondasi utama pembangunan kota. Seluruh program yang dijalankan, kata Munafri, diarahkan untuk kepentingan publik dan membutuhkan sinergi lintas elemen.
Lebih jauh, Munafri menekankan pentingnya memperluas fungsi masjid. Ia berharap rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ritual, melainkan juga pusat interaksi sosial, pembinaan generasi muda, serta ruang penyelesaian persoalan kemasyarakatan.
“Kita ingin masjid menjadi pusat komunikasi umat, membina generasi Qurani, dan turut menyiapkan fondasi generasi emas Indonesia 2045,” katanya.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Berfoto Bersama Jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Usai Rangkaian Safari Ramadan di Masjid Besar Al-Muamalah, Tamalanrea
Selama Ramadan, Munafri bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) disebut aktif turun langsung ke lapangan sejak subuh hingga malam hari. Selain salat berjamaah, rombongan pemerintah kota juga menghadiri buka puasa bersama di sejumlah titik.
Ia menilai Ramadan memiliki dinamika aktivitas sosial yang berbeda dibanding hari biasa, sehingga dibutuhkan komunikasi dan pengawasan lebih intens untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Dalam kesempatan itu, Munafri juga mengapresiasi peran pengurus yayasan dan tokoh masyarakat yang terlibat dalam pembangunan serta pemakmuran masjid secara gotong royong. Pemerintah Kota Makassar, kata dia, berkomitmen memastikan kepastian hukum atas aset dan lahan rumah ibadah.
“Tahun ini kami merencanakan pembentukan Badan Wakaf Kota untuk memastikan seluruh rumah ibadah memiliki kepastian hukum,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Arya Perdana, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Salman Alfariz Sukardi, Anggota DPRD Kota Makassar Meinsani Kecca, serta sejumlah pejabat pemerintah kota dan unsur Forkopimda.
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News


