Kolaborasi BPKH dan KOHATI PB HMI dinilai menjadi model distribusi qurban berbasis pemberdayaan dan ketahanan pangan masyarakat
INSAN.NEWS || Jakarta—Korps HMI Wati Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (KOHATI PB HMI) merealisasikan penyaluran hewan qurban Iduladha 1447 Hijriah melalui kolaborasi bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Sinergi tersebut diwujudkan melalui penyembelihan dan distribusi tiga ekor sapi qurban kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Jabodetabek.
Kerja sama antara organisasi kader perempuan HMI dan lembaga pengelola dana haji negara itu dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat nilai kemaslahatan umat sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat melalui distribusi protein hewani secara tepat sasaran.
Ketua Umum KOHATI PB HMI, Sri Meisista, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPKH kepada KOHATI dalam menyalurkan amanah qurban kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada BPKH atas kemitraan dan kepercayaan ini. Kehadiran BPKH dalam program qurban bersama KOHATI PB HMI menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Sri Meisista dalam keterangannya, Rabu, (27/5).
Menurutnya, seluruh proses distribusi dilakukan secara terukur dan menyasar kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Penyaluran qurban tersebut juga diproyeksikan sebagai bagian dari intervensi sosial untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Sri Meisista menilai kolaborasi dengan BPKH membuktikan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki kapasitas dalam mengelola program sosial secara profesional, transparan, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
“Kepercayaan ini kami jawab dengan mekanisme distribusi yang rapi, bersih, dan berkeadilan agar manfaat qurban benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, jaringan kader KOHATI dan HMI yang tersebar hingga tingkat basis memudahkan proses identifikasi wilayah dan kelompok penerima manfaat yang membutuhkan bantuan pangan protein hewani pada momentum Iduladha.
KOHATI PB HMI juga menilai nilai-nilai kemaslahatan yang diusung BPKH sejalan dengan visi organisasi dalam mendorong pemberdayaan umat dan penguatan solidaritas sosial.
Kolaborasi tersebut disebut menjadi contoh bagaimana lembaga publik dan organisasi masyarakat sipil dapat bergotong royong menjawab persoalan sosial-ekonomi masyarakat melalui program berbasis kebermanfaatan langsung.
Menutup keterangannya, Sri Meisista berharap sinergi serupa dapat terus diperkuat dan diperluas pada program-program sosial berkelanjutan di masa mendatang.
“Kami berharap kerja sama kemaslahatan umat seperti ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Ke depan, KOHATI PB HMI siap memperluas gerakan tidak hanya pada momentum keagamaan, tetapi juga program jangka panjang untuk mendukung kemandirian ekonomi perempuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News


