INSAN.NEWS || Maros—Bupati Maros, A. S. Chaidir Syam, menghadiri forum Intermediate Training (LK II) HMI Cabang Butta Salewangang Maros Tingkat Nasional yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/5).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Maros itu menjadi momentum penting dalam dialog pembangunan daerah yang melibatkan kader HMI dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam forum bertema Road Map Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Maros tersebut, Chaidir Syam menekankan pentingnya menghadirkan gagasan pembangunan yang realistis dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Ia menilai kader HMI harus mampu menjadi motor perubahan dengan menghadirkan solusi konkret, terutama dalam menjawab tantangan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Peserta LK II tampak aktif berdialog langsung dengan Bupati Maros. Sejumlah kader berasal dari berbagai Cabang HMI seperti ; Bau-Bau, Buton, Bima, Polewali Mandar, Maros, Bone, Manakarra, Barru, Gowa Raya, Makassar, Makassar Timur hingga Tanah Laut Kalimantan Selatan.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan terkait arah pembangunan manusia, kepemimpinan daerah, hingga peran generasi muda dalam mendorong kemajuan bangsa.
“Saya bahagia sekali bisa berada di tengah-tengah kader HMI dari berbagai daerah. Kalian semua adalah calon pemimpin masa depan dan penerus bangsa,” ujar Chaidir Syam di hadapan peserta LK II.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap proses kaderisasi harus menjadi ruang pembelajaran yang melahirkan nilai, pengalaman, dan ketangguhan karakter.
Menurutnya, proses yang dijalani kader hari ini akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan sosial dan kepemimpinan di masa depan.
“Setiap proses yang adik-adik alami harus diambil hikmah dan manfaatnya. Semua proses hari ini adalah bagian dari hal terbaik yang membentuk kualitas diri,” katanya.
Bupati Maros turut berharap seluruh peserta Intermediate Training mampu menjadi kader umat dan bangsa yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta kepekaan sosial terhadap persoalan masyarakat.
Kutipan:
“Lebih penting adalah hal-hal yang realistis dan bisa dikerjakan untuk masyarakat.”
“Kita semua adalah penerus, dan semua bisa berbuat baik untuk lingkungan sekitar.”
“Setiap proses harus diambil hikmah dan manfaatnya.”
“Kader HMI harus menjadi harapan umat dan bangsa.”
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News


