News

LK II HMI Maros Bedah Geopolitik Dunia, Beche BT Mama Soroti Posisi Strategis Indonesia di Tengah Konflik Global

HMI
Dosen Hubungan Internasional Universitas Bosowa, Beche BT Mama, S.IP., M.A, menyampaikan materi tentang geopolitik dunia dan kebijakan luar negeri Indonesia dalam forum LK II Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Butta Salewangang Maros di Wisma Afiat, Jalan Poros Daya–Maros, Selasa (19/5/2026). Foto Ist

INSAN.NEWS || Maros—Dinamika geopolitik global dan arah kebijakan luar negeri Indonesia menjadi pembahasan utama dalam forum Intermediate Training (LK II) Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Butta Salewangang Maros yang berlangsung di Wisma Afiat, Jalan Poros Daya–Maros, Selasa (19/5/2026).

‎Materi bertajuk “Membaca Geopolitik Dunia, Menentukan Kebijakan Luar Negeri Indonesia” tersebut disampaikan oleh Beche BT Mama, S.IP., M.A.

Dalam forum itu, ia mengulas berbagai perkembangan geopolitik global mulai dari rivalitas Amerika Serikat dan China, konflik Rusia-Ukraina, ketegangan Timur Tengah, hingga dampaknya terhadap stabilitas ekonomi dan politik Indonesia.

‎Menurut Beche, dunia saat ini sedang memasuki fase multipolar, di mana kekuatan global tidak lagi hanya didominasi satu negara.

‎Kondisi tersebut membuat banyak negara berkembang, termasuk Indonesia, harus mampu membaca perubahan geopolitik secara cermat agar tidak terjebak dalam kepentingan blok kekuatan dunia.

Legislasi DPRD dan Pembentukan Perda Jadi Sorotan LK II HMI Maros

‎“Indonesia harus mampu menjaga posisi strategisnya di tengah rivalitas global. Politik luar negeri bebas aktif tetap relevan, tetapi membutuhkan kemampuan diplomasi yang adaptif dan berbasis kepentingan nasional,” ujarnya di hadapan peserta LK II.

‎Ia menjelaskan bahwa konflik geopolitik dunia saat ini tidak hanya berdampak pada sektor pertahanan dan keamanan, tetapi juga memengaruhi harga energi, ketahanan pangan, investasi, hingga perkembangan teknologi digital global.

‎Karena itu, generasi muda dan kader HMI dinilai perlu memahami hubungan internasional secara lebih kritis dan kontekstual.

‎Dalam pemaparannya, Beche juga menyoroti bagaimana perang informasi dan perkembangan teknologi digital telah mengubah pola diplomasi modern.

‎Media sosial, kecerdasan buatan (AI), dan arus informasi global kini menjadi instrumen baru dalam membentuk opini publik internasional dan memengaruhi kebijakan politik suatu negara.

LK II HMI Maros Bedah Ekonomi Digital dan AI, Abdul Karim Dorong Kader HMI Adaptif terhadap Teknologi

‎“Geopolitik hari ini bukan hanya soal perang militer, tetapi juga perang informasi, penguasaan teknologi, ekonomi digital, dan perebutan pengaruh global melalui media,” katanya.

‎Ia menilai kader HMI harus memiliki kapasitas intelektual dalam membaca dinamika global agar mampu berkontribusi terhadap pembangunan bangsa di tengah perubahan dunia yang semakin kompleks.

‎Forum LK II HMI Cabang Butta Salewangang Maros tersebut menjadi ruang pengkaderan intelektual yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari geopolitik, ekonomi digital, legislasi, hingga tantangan kepemimpinan generasi muda di era modern.

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News

Eco-Pesantren: Menanam Kesalehan Ekologis dari Makassar Untuk Indonesia
× Advertisement
× Advertisement