News

Kepala Madrasah Aliyah DDI Pulau Kembang Lemari Diduga Mengancam Seorang Perempuan di Pangkep

WhatsApp
Pria bersongkok putih (kiri) yang disebut dalam laporan dugaan pengancaman di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Ia disebut berprofesi sebagai kepala sekolah di MA DDI Pulau Kembang Lemari. Kasus ini tengah dalam penanganan pihak kepolisian, Senin (27/4/2026).

INSAN.NEWS || Pangkep—Perkembangan terbaru dari kasus dugaan pengancaman terhadap seorang perempuan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mulai mengarah pada identitas pihak yang dilaporkan, Senin (27/4).

‎Sebelumnya, kasus ini telah diberitakan saat korban mengaku menerima ancaman melalui sambungan telepon WhatsApp dari nomor tak dikenal.

Dalam keterangannya, korban menyebut dirinya diancam akan didatangi sekitar 100 orang, hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada Sabtu, 25 April 2026.

‎Dalam pengembangan terbaru, berdasarkan keterangan pelapor dan penelusuran lebih lanjut, nama Muhammad Resmi disebut sebagai pihak yang dilaporkan terkait dugaan pengancaman tersebut.

Mengancam

Pria bersongkok putih (kiri) yang disebut dalam laporan dugaan pengancaman di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Ia disebut berprofesi sebagai kepala sekolah di MA DDI Pulau Kembang Lemari. Kasus ini tengah dalam penanganan pihak kepolisian, Senin (27/4/2026).

Ia disebut berprofesi sebagai kepala sekolah di MA DDI Pulau Kembang Lemari.

Makassar Bersinar di Panggung Nasional: Satu-satunya dari Luar Jawa Raih Penghargaan di Hari Otda

‎‎Tidak hanya kepada korban, pelapor juga menyampaikan bahwa pihak yang sama diduga menghubungi orang tua korban dan menyampaikan ancaman serupa.

‎‎Hal ini membuat keluarga merasa khawatir terhadap keselamatan korban, mengingat korban sempat berada sendirian di rumah saat kejadian.

‎Korban diketahui masih dalam kondisi trauma dan memilih mengamankan diri demi keselamatan. Sejumlah bukti juga telah diserahkan kepada polisi untuk memperkuat laporan.

‎Kasus ini menjadi perhatian publik karena berawal dari ancaman oleh pihak yang belum diketahui identitasnya, hingga kini mulai mengarah pada sosok yang diduga terlibat.

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda ‎Follow Berita InsanNews di Google News

Pesan Damai Munafri di Paskah KPI: Bersatu Bangun Makassar, Tanpa Sekat Perbedaan

× Advertisement
× Advertisement