News

Camat Rilau Ale Andi Amaluddin Dampingi Penerimaan Piagam Penghargaan Desa Cantik 2026

Camat Rilau Ale saat pendampingan penerimaan piagam,Foto.Ist
Camat Rilau Mendampingi 3 Kepala Desa Menerima Piagam Desa Cantik,Foto.Ist

INSAN.NEWS || BULUKUMBA— Camat Rilau Ale, Andi Amaluddin, mendampingi penerimaan piagam penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lokus pembinaan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan data statistik di tingkat desa.

‎Pendampingan Camat Rilau Ale, Andi Amaluddin, dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan pemerintah kecamatan terhadap penguatan tata kelola data desa.

Dalam konfirmasinya, Camat Rilau Ale memberikan apresiasi dan penyampaiannya bahwa kegiatan tersebut adalah bentuk Kolaborasi antara BPS, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pembinaan secara berkelanjutan.

“Atas nama masyarakat dan jajaran Pemerintah Kecamatan serta Desa, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya nya kepada Badan Pusat Statistik atas kerja samanya sehingga pencapaian ini bisa terwujudkan”, Ucap Andi Amaluddin.

Tiga desa di Kecamatan Rilau Ale resmi menerima status lokus pembinaan sekaligus penghargaan Desa Cantik Tahun 2026. Ketiga desa tersebut adalah Desa Bonto Matene, Desa Tanah Harapan, dan Desa Topanda.

Mushawwir Terima SK Caretaker KNPI Takalar, Konsolidasi Pemuda Jadi Ujian

‎Program Desa Cantik merupakan inisiatif BPS untuk meningkatkan literasi statistik serta kemampuan aparatur desa dalam mengelola data secara mandiri. Melalui program ini, pemerintah desa diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kepada tiga desa yang menjadi lokus Desa Cantik saya mengucapkan selamat dan terima kasih berkat dedikasi yang tinggi dan komitmen bersama sehingga prestasi ini di dapatkan”, Tambahnya.

‎Penetapan sebagai lokus pembinaan memberikan kesempatan bagi ketiga desa untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengumpulkan, mengolah, dan memanfaatkan data statistik. Data tersebut dapat digunakan untuk memetakan potensi wilayah, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, serta menyusun prioritas pembangunan.

Selain mendukung perencanaan pembangunan, pengelolaan data yang baik juga diharapkan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Dengan informasi yang valid, penyusunan program dan penganggaran dapat dilakukan secara lebih terukur dan tepat sasaran.

‎”Terkhusus kepada Desa Tanah Harapan sebagai juara Desa Cantik terbaik se Sul-Sel, kereeen bangeeet atas kemenanganya dan teruslah menginspirasi untk desa yang lain”, Tutupnya dengan rasa senang dan bangga.

Dengan dukungan BPS Bulukumba dan Pemerintah Kecamatan Rilau Ale, program ini diharapkan tidak berhenti pada penerimaan piagam penghargaan, tetapi berlanjut melalui peningkatan kualitas pengelolaan data dan pemanfaatannya dalam setiap tahapan pembangunan desa.

Aktivis Soroti Cafe Kilang di Kota Sorong, Desak Pemkot Periksa Izin Usaha dan Peredaran Miras

‎selain itu Kepala Desa Bonto Matene, Syahiruddin juga menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya Desa Bonto Matene sebagai lokus kegiatan dan komitmen penuh terhadap kegiatan.

‎”Kami merasa terhormat dan berterima kasih atas kepercayaan BPS serta Pemerintah Kabupaten yang telah menunjuk kami sebagai salah satu lokus Desa Cantik”, Tuturnya.

Melalui Program Desa Cantik 2026, Desa Bonto Matene, Desa Tanah Harapan, dan Desa Topanda diharapkan mampu memperkuat penerapan statistik sektoral dalam penyelenggaraan pemerintahan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan desa yang efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

‎Follow Berita InsanNews di Google News

× Advertisement
× Advertisement