INSAN.NEWS || Soppeng—Kejadian berawal ketika korban mendatangi pesta pernikahan pada hari Senin, 1 Juni yang berlokasi di Jl. Sukarela Cabbeng Kabupaten Soppeng. Jurnalis media online dengan inisial MA mamasuki dan mengambil tempat duduk di lokasi pesta pernikahan tersebut.
Karena ini adalah momen bahagia bagi kedua mempelai tentunya ia sangat bersemangat menghadiri pesta tersebut dan mengambil tempat duduk sambil mengobrol dengan tamu undangan lainnya.
Kurang lebih lima menit duduk sambil mengobrol, namun tiba-tiba korban dikagetkan dengan tingkah aneh pelaku yang bernama Kasmir ingin memukul MA sebagai jurnalis dengan alasan pelaku marah karena ditatap.
Berdasarkan dengan pengakuan korban bahwasanya ia selalu ditawari untuk bergabung dengan LDII dengan iming-iming sebagai pengurus dan jodoh. Namun, korban selalu menolak dengan secara halus.
Berdasarkan dengan pengakuan korban bahwasanya ini bukan kejadian pertama ia mendapatkan ganguan dan intimidasi dari pihak LDII karena sebelumnya ia juga pernah diiming-imingi pekerjaan dan jodoh ketika bekerja sebagai tutor bahasa Inggris di kabupaten Wajo.
“Agak lucu rasanya ketika ada ormas Islam, namun bermental preman dan membikin ajaran Islam tercederai dan ternodai karena perilaku yang kurang terdidik,” ucap korban dengan ekspresi kecewa, Rabu (3/6).
INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News


