News

Madani Sahtya Indonesia Latih Kader Posyandu Kabupaten maros Membuat Media Tanam

Posyandu
Direktur Madani Sahitya Indonesia, Yudhi Abdi Wibowo, M.Tr, A.P memberikan arahan kepada kader Posyandu dalam pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan menjadi “apotik hidup” di Desa Purnakarya, Maros, Jumat (8/5/2026). Foto Ist

INSAN.NEWS || Maros—Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Maros terus diperkuat melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Salah satunya dengan mendorong kader Posyandu memanfaatkan lahan pekarangan sebagai “apotik hidup” yang bernilai kesehatan sekaligus ekonomi.

IMG 20260508 WA02501

IMG 20260508 WA02521

Direktur Madani Sahitya Indonesia, Yudhi Abdi Wibowo, memberikan arahan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan Training of Trainer (TOT) pemanfaatan lahan pekarangan menjadi “apotik hidup” di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Jumat (8/5/2026).

Langkah ini terlihat dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan Training of Trainer (TOT) yang digelar oleh Madani Sahitya Indonesia di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Jumat (8/5/2026).

Direktur Madani Sahitya Indonesia, Yudhi Abdi Wibowo, M.Tr, A.P menegaskan bahwa pemanfaatan pekarangan sebagai apotik hidup merupakan strategi sederhana namun berdampak langsung dalam pencegahan stunting.

Perkuat Peran Kader Posyandu, Madani Sahitya Indonesia Gelar T.OT Pemanfaatan Lahan Menjadi Media Apotik Hidup

“Tanaman herbal yang ditanam bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat keluarga. Ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga membuka peluang ekonomi jika dikelola dengan baik,” ujar Yudhi.

Menurut dia, pelatihan ini tidak berhenti pada aspek teori. Peserta juga dibekali keterampilan praktis, mulai dari pengenalan bahan alternatif hingga teknik pembuatan media tanam yang efisien dan murah.

Madani Sahitya Indonesia turut menghadirkan praktisi dan pelaku UMKM untuk mendampingi kader dalam praktik langsung, sehingga ilmu yang diperoleh dapat segera diterapkan di lingkungan masing-masing.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros Fitriani Syamsuar, S.Pd dan Rombongan, Hasmawati, S.Kep., M.Kes, selaku Kepala bagian Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Masyarakat beserta Tim Kerja, Bidan Desa Se-Kecamatan Tanralili, Ketua Kader Posyandu Se-Kecamatan Tanralili, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat Sipil, Tokoh Perempuan, dan Elemen Masyarakat.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun kemandirian masyarakat desa, sekaligus memperkuat peran kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting.

Wali Kota Munafri Terima Penghargaan Paritrana Award, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

INSAN.NEWS – Menginspirasi Anda Follow Berita InsanNews di Google News

× Advertisement
× Advertisement